Sejarah

LATAR BELAKANG PENDIRIAN

Yayasan Puri Artha yang bergerak di bidang pendidikan didirikan oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Perum Peruri Ny. Kiptiyah Kusnan Martono pada tahun 2002 (akte Pendirian No. 1 Tanggal 1 Februari Tahun 2002) sebagai dukungan nyata atas Program Relokasi  Perusahaan (Perum Peruri) dari Jakarta ke Kab. Karawang pada tahun 1995. Para pendiri berkomitmen untuk turut serta memajukan pendidikan khususnya di Kab. Karawang dengan mendirikan lembaga pendidikan yang bertaraf nasional, berkualitas yang dikelola secara profesional.

                Tujuan awal dari pendirian Yayasan Puri Artha adalah menyediakan sarana pendidikan bagi putra-putri karyawan Perum Peruri yang mengikuti program relokasi dengan mendirikan SD PURI ARTHA, terletak di tanah Fasos/Fasum  perumahan karyawan Perum Peruri di Desa Sirnabaya Kec. Telukjambe Timur Kab. Karawang. Sesuai dengan maksud dan tujuan pendiriannya, 90% siswa-siswi SD PURI ARTHA merupakan PUTRA-PUTRI KARYAWAN Peruri di Kab. Karawang. Seiring berjalannya waktu, siswa-siswi SD PURI ARTHA juga datang dari putra-putri karyawan perusahaan-perusahaan swasta dan masyarakat umum lainnya di Kab. Karawang.

PERKEMBANGAN

Sejak berdiri pada tahun 2002, Yayasan Puri Artha mengembangkan unit kerjanya baik melalui proses penggabungan (TK TERUNA RIA dan PAUD MAWAR 7), yang merupakan binaan Dharma Wanita Persatuan Perum Peruri) maupun melalui pembentukan/pendirian yang dilakukan oleh Yayasan Puri Artha (DTA AL MUBTADIIN dan SMP PURI ARTHA). Hal-hal yang melatarbelakanginya antara lain :

  1. Maksud dan tujuan pendirian (tujuan sosial yaitu menyelenggarakan pendidikan dari tingkat PAUD sampai  PT)
  2. Program Wajib Belajar 9 Tahun (SD-SMP)
  3. Perda Kab. Karawang No. 7 Tahun 2011 (Wajib Belajar Pendidikan DTA)

Sampai dengan tahun 2018, unit kerja yang berada dibawah Yayasan Puri Artha berjumlah 6, dengan jumlah siswa  sebanyak 545 yaitu :

  1. PAUD MAWAR 7 (2017), 26 siswa
  2. TK TERUNA RIA KARAWANG (2008), 56 siswa
  3. TK TERUNA RIA SUDIMARA TANGERANG (2008), 26 siswa
  4. SD PURI ARTHA (2002), 412 siswa
  5. DTA AL MUBTADIIN (2012), 99 siswa
  6. SMP PURI ARTHA (2018), 26 siswa